Jumat, 27 Desember 2013

Mengenal PISANG


1.      Sejarah Pisang
Buah-buahan merupakan bahan pangan yang sangat penting sebagai sumber vitamin dan mineral. Pisang merupakan salah satu tanaman buah yang bisa dijumpai hampir disetiap pekarangan rumah, kebun atau tegalan. Ada yang tertanam rapi dan dirawat dengan baik, tetapi adapula yang hanya ditanam secara asal dan dibiarkan hidup secara alami. Sebenarnya, jika tanaman pisang dibudidayakan secara komersial, terutama untuk tujuan ekspor, keuntungannya tentu tidak akan kalah dengan tanaman lain.
Pisang adalah tanaman herba yang berasal dari kawasan Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman buah ini kemudian menyebar luas ke kawasan Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Penyebaran tanaman ini selanjutnya hampir merata keseluruh dunia, yakni meliputi daerah tropic dan subtropik, dimulai dari Asia Tenggara ke timur melalui lautan teduh sampai ke Hawai. Selain itu tanaman pisang menyebar ke barat melalui Samudra Atlantik, Kepulauan Kanari, sampai Benua Amerika.
2.      Manfaat Tanaman Pisang
Hampir semua bagian tanaman pisang mempunyai nilai guna (manfaat) dalam kehidupan sehari-hari. Bagian utama dari tanaman pisang yang mempunyai nilai ekonomi dan sosial cukup tinggi adalah buahnya. Buah pisang yang sudah matang (masak), selain enak dan lezat rasanya mengandung gizi yang cukup tinggi dan lengkap serta berkhasiat obat.
Buah pisang yang masak mengandung serotonin, suatu bahan kimia yang menghambat pengeluaran asam hidrokhlorik yang berlebihan di dalam perut, sehingga berfungsi sebagai pengobatan gangguan pencernaan tukak lambung. Mengkonsumsi buah pisang yang dilumatkan sampai halus dan dicampur dengan segelas air kelapa muda serta sedikit madu, kemudian disaring ternyata air saringannya berkhasiat bagi penderita campak, hepatitis, tuberculosis, dan radang tonsil. Caranya masukkan dua butir cengkih dan lima butir merica (lada) ke dalam sebuah pisang dan biarkan di dalam pisang semalam suntuk. Setiap pagi pisang yang berisi cengkih dan merica tadi dimakan selama dua minggu secara kontinu.
Tanaman pisang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk keperluan berbagai macam keperluan hidup. Selain buahnya bagian tanaman lainnya mulai dari akarnya sampai dengan daunnya banyak dimamfaatkan orang untuk berbagai keperluan.
Menurut penelitian para ahli, kasiat dan manfaat dari setiap bagian tanaman pisang yaitu :
a.       Umbi Batang

Umbi batang atau yang lebih dikenal dengan bonggol dapat digunakan sebagai soda untuk sabun dan pupuk tanaman dengan cara dicacah halus dan dijemur sampai kering, lalu dibakar dan diambil abunya. Abu dari bonggol pisang inilah yang dimamfaatkan untuk soda dan pupuk. Selain itu air yang terdapat dalam umbi batang terutama dari jenis pisang klutuk dan pisang kepok mempunyai kasiat sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti pendarahan dalam usus, amandel, desentri, memperbaiki pertumbuhan rambut, dan sebagai cairan untuk berkumur. Pendarahan yang terjadi dalam usus besar dapat disembuhkan dengan meminum air yang diperoleh dari bonggol pisang klutuk yang masih muda (anakan). Disamping itu, umbi batang pisang yang masih muda merupakan rebung yang dapat dimasak dan dimakan sebagai sayur.
b.      Batang Tanaman
Batang tanaman pisang (batang semu) mengandung air, air yang terdapat dalam batang semu ini dapat dimamfaatkan untuk obat sakit kencing yang panas dan sebagai obat penawar racun warangan. Selain mempunyai mamfaat sebagai obat, bagian tanaman ini pada umumnya banyak digunakan untuk membungkus bibit tanaman, untuk tali pembungkus tembakau, dan sebagainya. Dalam bidang pertanian, batang tanaman pisang dapat dijadikan  kompos dan dalam bidang perikanan dapat dimamfaatkan sebagai campuran media untuk budidaya belut.
c.       Daun pisang
Daun pisang banyak dimamfaatkan untuk pembungkus aneka makanan dan barang-barang lainnya. Selain itu, daun pisang juga dapat dijadikan kompos untuk memupuk tanaman.


d.      Bunga Pisang
Bunga pisang atau lebih dikenal dengan jantung pisang memiliki kandungan lemak, protein, karbohidrat, dan vitamin yang tinggi sehingga sangat baik untuk sayuran. Bunga pisang juga dapat dibuat untuk aneka macam masakan seperti untuk acar, manisan, sayur lalap, sayur lodeh, dan lain-lain.
e.       Buah Pisang
Buah pisang sebagai produk utama dari tanaman pisang mempunyai aneka kegunaan. Selain sebagai buah segar, buah pisang dapat pula dimamfaatkan untuk aneka makanan olahan, seperti tepung pisang untuk makanan bayi, sari buah pisang, sale pisang, roti pisang, keripik pisang, pisang rebus, pisang goring, kolak pisang, pisang bakar dan lain-lain.

f.       Kulit Pisang
Selain untuk pakan ternak, kulit buah pisang juga dapat dijadikan sebagai bahan campuran cream antinyamuk. Kulit buah pisang juga dapat diekstrak untuk dibuat pectin. Sementara tepung kulit pisang yang dicampur dengan ampas tahu dapat digunakan sebagai pakan ayam buras untuk meningkatkan pertumbuhannya.
Manfaat lainnya dapat dijadikan sebagai pembunuh larva serangga, yakni dengan menambahkan sedikit urea dan pemmberian bakteri. Berdasarkan hasil temuan dari Taiwan diketahui bahwa kulit pisang yang mengandung vitamin B6 dan serotonin dapat diekstrak dan dimamfaatkan untuk kesehatan mata (menjaga retina mata dari kerusakan akibat cahaya berlebih)
Buah pisang memiliki kandungan zat gula (karbohidrat) yang lebih tinggi ketimbang yang dikandung oleh buah-buah yang lain. Karena itu, buah pisang bisa menjadi salah satu sumber tenaga yang baik bagi tubuh kita. Manfaat lainnya, buah pisang pun sangat aman dikonsumsi saat perut kita tengah kosong, atau ketika dikonsumsi oleh penderita tukak lambung. Unsur folat alami yang dikandung buah pisang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Buah berwarna kekuningan ini mengandung kadar zat besi yang tinggi sehingga sangat bagus bagi penderita anemia karena bisa menunjang proses terapi nutrisi.
Bonggol batang yang semestinya digunakan berbagai induk individu baru (anakan), dalam suatu krisis pangan seperti pada Tahun 1942-1946, sewaktu penjajahan Jepang konon dijadikan bahan makanan penggganti karbohidrat. Batang pisang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti;
a.       Tudung penahan hujan maupun panas bagi bibit yang baru ditanam di kebun.
b.      Pembungkus bibit tanaman (terutama akar) sewaktu dilakukan pengiriman jarak jauh.
c.       Pelepah batang pisang yang telah dikeringkan dapat digunakan sebagai pembungkus tembakau, bahan anyaman kerajinan, dan sebagainya.
Sebelum ada pembungkus dari bahan plastik, daun pisang memiliki banyak kegunaan  antara lain sebagai berikut:
a.       Pembungkus makanan jadi yang siap dimakan di warung-warung kecil.
b.      Pembungkus makanan yang (sedikit) diawetkan, misalnya lepet ketan, tempe dan lain-lain.
c.       Daun pisang yang masih hijau dapat digunakan sebagai bahan makanan ternak.
d.      Daun pisang yang telah kering dapat digunakan sebagai bahan pembungkus hasil produksi pertanian atau pembungkus makanan.
e.       Daun pisang kering dalam jumlah cukup banyak dapat dibuat kompos dan menjadi medium penanaman jamur.
3.      Nilai Gizi Pisang
Buah pisang mempunyai kandungan gizi yang baik, antara lain menyediakan energy yang cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan yang lain. Pisang kaya akan mineral seperti, kalium, magnesium, besi, fosfor dan kalsium, mengandung vitamin B; B6; dan C serta mengandung serotonin yang aktif sebagai neutransmitter untuk kelancaran fungsi otak. Bila dibandingkan dengan buah apel, nilai energi pisang berinali lebih tinggi, yakni 136 kalori per 100 gr, sedangkan buah apel hanya hanya 54 kalori per  100 gr. Karbohidrat pada pisang mampu menyuplai energy lebih cepat daripada nasi dan biscuit sehingga para atlet olah raga banyak yang mengonsumsi pisang diaat jedah merecharge energi mereka.
Selain mengandung karbohidrat, pisang juga mengandung vitamin A dan vitamin B. Selama mengalami pemasakan, kandungan gula buah pisang yang diperkirakan 20 %, mempunyai perbandingan rata-rata 15 fruktosa dan 65 sukrosa. Kandungan protein pisang relatif sedikit (sekitar 1 %), sedangkan asam aminonya cukup kkaya lysine dan cystine tetapi sedikit methionie. Kandungan asam amino besarnya terdiri atashistine ( terbanyak), serine, valine, dan arginine. Buah pisang dapat digunakan sebagai makanan pengganti bagi orang yang sedang diet lemak, dengan kadar kolsterol sangat rendah. 
4.      Morfologi dan Syarat Tumbuh Pisang
1.      Morfologi Pisang
Morfologi pisang mencakup bagian-bagian tanaman seperti akar, batang, daun, bunga, dan buah. Pertumbuhan bagian tanaman tersebut saling berkesinambungan satu dengan yang lainnya. Kendati tanaman pisang tidak terlalu membutuhkan tempat tumbuh yang spesifik, tetap harus diperhatikan persyaratan tumbuh yang dikehendaki agar hasil yang diperoleh bisa lebih optimal
a.       Akar
Sistem Perakaran tanaman pisang keluar (tumbuh) dari bonggol (corm) bagian samping dan bawah, berakar serabut, dan tidak memiliki akar tunggang. Pertumbuhan akar pada umumnya berkelompok menuju arah samping (mendatar) di bawah permukaan tanah, dank e arah dalam (bawah) mencapai sepanjang 4 m – 5 m, namun daya jangkau akar hanya menembus pada kedalaman tanah antara 150 cm – 200 cm.
Pohon pisang berakar rimpang dan tidak mempunyai akar tunggang yang berpangkal pada umbi batang. Akar terbanyak berada dibagian bawah tanah. Akar ini tumbuh menuju ke bawah sampai kedalam 75 – 150 cm. Sedang akar yang berada dibagian samping umbi batang tumbuh ke samping atau mendatar. Dalam perkembangannya, akar samping bisa mencapai ukuran 4 – 5 m.
b.      Batang
Batang pisang dibedakan atas dua macam, yaitu batang asli yang disebut bonggol (corm) dan batang palsu atau batang semu. Bonggol (corm) terletak di bawah permukaan tanah dan mempunyai beberapa mata (pink eye) sebagai cikal bakal anakan, dan merupakan tempat melekatnya akar. Batang semu terdiri dari pelepah-pelepah daun yang saling menutupi, tumbuh tegak dan kokoh di atas permukaan tanah.




0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 Mega's Blogg and Powered by Blogger.